Cara Meningkatkan Nilai Jual Jamur Saat Panen Melimpah

Posted by Jaya Tani Saluyu, Pusat PELATIHAN BUDIDAYA JAMUR TANGERANG dan BOGOR


Jamur tiram merupakan produk pertanian yang masih banyak di buru oleh para pencinta bahan penganan berprotein tinggi ini. Kandungan proteinnya tidak kalah dengan daging ayam broiler potong dipasaran. Di pasar Pademangan, Jakarta Utara, harga jamur ini dibanderol Rp. 14.000 per kilo. Toto salah seorang pedagang jamur tiram memaparkan bahwa kebutuhan akan jamur tiram yang dijualnya kurang dari memadai. Dalam sehari jamur tiram yang dibawa habis terjual sebanyak 5 kwintal, sedangkan kebutuhan pasar yang ada sebanyak 10 kwintal. Jamur tiram yang dijual oleh Toto dipasok dari para pembudidaya jamur tiram daerah Bogor. Begitulah permintaan pasar, ketika ketersediaan stok tidak memadai, kebutuhan akan jamur tiram sangat tinggi dan harganya pun kadang melonjak tinggi, begitu pula sebaliknya, ketika panen raya jamur tiram ataupun menjelang hari raya lebaran tiba harga jamur ditingkat petani akan menurun, sehingga menyebabkan pembudidaya/petani jamur tiram mengalami kerugian.




Guna mengatasi menurunnya harga jual di tingkat petani/pembudidaya jamur tiram ketika terjadi panen raya/menjelang hari lebaran, IPB (Institut Pertanian Bogor)Dramaga berinisiatif melakukan pelatihan pembuatan dendeng berbahan jamur tiram segar sebagai bentuk pelayan dan penerapan ilmu kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kampus IPB. “Selama ini kan jamur tiram hasil panen selalu dijual/dilepas kepasaran dalam bentuk jamur tiram segar, dan jumlah dipasaran akan sangat melimpah jika terjadi panen raya, tentu saja ini akan menyebabkan rendahnya nilai jual jamur tiram ditingkat petani, sehingga menyebabkan kerugian dipihak petani” Papar Sri Listyowati, instruktur pelatihan pembuatan dendeng dari IPB.

“Oleh karena itu untuk memberikan nilai ekonomis yang lebih tinggi, pengembangan produk olahan jamur tiram perlu dilakukan, dengan tujuan dapat meningkatkan pendapatan petani jamur tiram itu sendiri” Lanjut Sri

“Walaupun saat ini olahan jamur tiram yang sedang populer dan berkembang dalam bentuk Crispy/kriuk, namun kami mencoba mengembangkan dan memperkenalkan dalam bentuk dendeng jamur, dengan membidik pasar menengah keatas utamanya kaum vegetarian (tidak menyukai daging)” Ujar Sri.

Inilah resep dendeng jamur tiram yang dikupas lengkap oleh Ibu Sri Listyowati:
-       Jamur tiram segar ( 2 kg)
-       Lengkuas (150 gr)
-       Bawang merah (14 siung)
-       Ketumbar (25 gr)
-       Gula merah (600 gr)
-       Garam secukupnya

Cara membuatnya: ulek/hancurkan semua bumbu sampai halus, lalu dilumurkan ke seluruh permukaan jamur tiram segar.


Jatayutm, praktisi pembudidaya jamur tiram Bogor dan Tangerang dan pembuatan bibit jamur konsumsi (jamur tiram, kuping, merang, shiitake, kancing) mengadakan pelatihan budidaya dan pembibitan jamur tiram maupun jamur konsumsi.



Jatayutm
08179163724

Jl. DR. Setia Budi No. 19
Pondok Kacang Timur – Pondok Aren

Tangerang Selatan  

Related Post