TIPS MEMILIH BIBIT JAMUR

Posted by Jaya Tani Saluyu, Pusat PELATIHAN BUDIDAYA JAMUR TANGERANG dan BOGOR

tips memilih bibit jamur tiram, merang, kuping, shitake, eryngi

Pembudidaya jamur dalam menggunakan bibit baik bibit induk (F0) maupun sebar (F1 & F2), bibit produksi (baglog jamur) sebaiknya memilih bibit yang morfologi baik dan berkualitas. Berikut beberapa Tips untuk memilih bibit jamur tiram :

bibit induk (F0) jamur tiram, kuping, merang, shitake, eryngi

Bibit induk (F0) :
·         Eksplan atau bagian jamur/spora yang tidak terserang hama dan penyakit.
·         Pertumbuhan jamur cepat dan baik.
·         Sesuai karakteristik pembudidaya jamur baik bergerombol maupun tidak bergerombol.
·         Penampakan miselium pada wadah (botol, tb.reaksi, cawan petri, botol sele) untuk jamur tiram adalah berwarna putih.
·         Media tanam (PDA, TDA, JDA) dengan ketebalan (2-3 cm)
·         Pertumbuhan miselium nampak bergelombang pada wadah (botol, tb.reaksi, cawan petri, botol sele).
·         Tidak terdapat kontaminan (organisme yang tidak diharapkan), baik bakteri, jamur lain, maupun serangga.


bibit sebar (f1) jamur tiram, merang, kuping, shitake, eryngi


Bibit Sebar (F1) :
·         Berasal dari bibit induk F0 yang baik.
·         Miselium menyerupai akar/rhizoid berwarna putih dan terlihat tebal.
·         Pertumbuhan miselium cepat dan merata. Miselium yang tumbuh sudah menyelimuti media secara menyeluruh (siap tanam)
·         Media tanam dari biji-bijian maupun kombinasi serbuk dan biji
·         Tidak terdapat kontaminan
·         Tidak terdapat miselium selain jamur tiram. Miselium jamur lain dicirikan dengan noktah/titik berwarna hijau, hitam, kuning, dan coklat.

Bibit Sebar (F2)
·         Berasal dari bibit F1 yang baik
·         Miselium berwarna putih menyebar secara merata
·         Media tanam dari biji, campuran serbuk dan biji, serbuk dan tepung jagung.
·         Media tidak terlalu basah atau kelembaban 50-60%.
·         Pertumbuhan miselium cepat dan merata. Miselium yang tumbuh sudah menyelimuti media secara menyeluruh (siap tanam).
·         Tidak terdapat kontaminan
·         Tidak terdapat miselium selain jamur tiram. Miselium jamur lain dicirikan dengan noktah/titik berwarna hijau, hitam, kuning, dan coklat.
·         Menggunakan wadah berupa botol/plastik. Ukuran plastik (15x25 cm) Semakin besar ukuran botol/plastik maka pertumbuhan semakin lambat.

Bibit produksi (Baglog Jamur)
·         Berasal dari bibit F2 yang baik
·         Miselium berwarna putih menyebar secara merata
·     Media tanam berupa campuran serbuk gergaji, dedak, kapur maupun penambahan campuran nutrisi berupa tepung jagung, tapioka, ampas tebu.
·         Media tidak terlalu basah, kelembaban 60%
·         Tidak terdapat kontaminan, tidak mudah terkena hama dan penyakit jamur.
·         Pertumbuhan jamur cepat dan hasil panen jamur besar
·         Menggunakan plastik ukuran (17x35 cm, 17x30 cm, 18x30 cm).
·         Bobot baglog mencapai kisaran 1-1.5 kg.





Related Post