.

MEDIA BUDIDAYA JAMUR TIRAM

Posted by Jaya Tani Saluyu, Pusat PELATIHAN BUDIDAYA JAMUR TANGERANG dan BOGOR


media budidaya jamur konsumsi :iram, kancing, merang, kuping, shitake, eryngi

media budidaya jamur konsumsi :iram, kancing, merang, kuping, shitake, eryngi

Media merupakan tempat tumbuhnya jamur tiram. Bahan media tersebut terdiri atas serbuk gergaji, dedak dan tepung terigu. Kemudian masing-masing dicampur dengan air hingga lembab setelah itu dimasukan ke dalam kantung plastik. Serbuk gergaji yang digunakan yaitu dari serbuk kayu jenis albasiah karena jenis kayu ini memiliki tingkat kelembaban 80% mengikat air selain itu dapat memberi pertumbuhan jamur dengan baik. Serbuk gergaji dapat diperoleh dari hasil limbah logging kayu di daerah setempat atau dengan cara memesan kepada pengguna kompos. Serbuk gergaji yang sudah didapat di saring berdasarkan tingkat kekasarannya, ukuran saringan bervariasi bergantung pada kepadatan jenis serbuk gergaji, biasanya seorang petani jamur tiram memesan serbuk gergaji ini dalam satuan karung. Dedak dan tepung terigu merupakan protein dan selulosa dari jamur tiram tersebut. Media tanam yang dicampur dengan dedak dan tepung terigu merupakan pupuk untuk pertumbuhan jamur tiram.
Beberapa tips untuk memilih media jamur tiram yang baik antara lain :
· Media (serbuk kayu, tepung jagung, dedak) tidak terserang hama dan penyakit
· Kering dan tidak berbau atau tidak berubah warna
· Persediaan media merupakan stok baru
· Bersih dari kotoran dan organisme pengganggu

Preferensi media perlu dilakukan untuk meningkatkan hasil jamur tiram. Pembudidaya jamur dalam memilih media biasanya dari suplier yang dipercaya dan mengerti tentang perkembangan jamur tiram, sehingga pembudidaya tidak dirugikan karena pemilihan media tanam. Media yang baik adalah media tersebut dapat meningkatkan hasil panen jamur, serta memberikan nutrisi dalam jumlah banyak untuk pertumbuhan jamur tiram. Karena besar dan sedikitnya panen, satu diantara banyak faktor adalah media jamur. Selain itu sebaiknya pembudidaya jamur menyimpan stok media ditempat khusus, dalam arti bersih, tidak terdapat serangan hama, tidak terkena limpasan air hujan, dan tidak terkena matahari secara langsung. Karena akan mengakibatkan kehilangan kandungan didalamnya/ struktur media menjadi rusak. Sehingga nutrisi yang dikandungnya akan berkurang dan ini akan berdampak pada pertumbuhan jamur tiram.


Baca juga:



Related Post